Ke YK lagi

Hari ini ane ke jogja lagi, plesir saja. Karena sebelumnya ane sudah janji akan jalan-jalan dengan seorang bocah spesial yang “dititipkan” ke ane (kami). Bocah itu adalah Umar bin Abdul Aziz, anak seorang sobat yang kira-kira sebulan lalu sobat ini ditembak mati oleh polisi kafir republik indonesia laknat.

Bocah ini termasuk spesial, dengan masih tingkat kelas 6 SD dia sudah sangat terbiasa dengan dunia komputerisasi. Waktu datang ke sini dia bawa laptop sendiri (warisan babe katanya). Kemudian karena OS laptop itu bermasalah bocah itu menginstal ulang sendiri OS nya (windauws asli lho) dengan sebelumnya dia cari sendiri driver2 laptop itu di internet.

Kelas 6 SD dan sekarang sudah punya banyak blog sendiri, semua nya dibikin sendiri di blogspot, bikin satu selesai kemudian hapus lagi dan bikin lagi. Hanya tanya-tanya sedikit saja dia soal kode2 HTML. Berbagai buku hacking warisan babenya juga dia bawa selalu di dalam tas laptopnya, namun jangan salah, dengan kegemaran seharian di depan monitor komputer dan online seharian, bocah ini tetap meraih ranking satu di sekolahnya, di SDIT lagi, awesome man. Giamana cara orang tuanya mendidik ya? besok mo ane tanyakan saja.

Tapi sekarang bocah ini sedang ane racuni dengan Linux, laptopnya ane beri dual OS. Setelah beberapa hari dia malah bilang gini “sudah OS nya linux saja, yang windauws di hapus saja”, ane bilang jangan nak suatu saat nanti kalo ente butuh kan masih bisa dipake.

Jadi hari ini kami jalan2 ke kota jogja, naik sepur saja. Lagian ane nggak punya motor waras untuk dipake jalan jauh. Sekalian membiasakan kaki berjalan jauh. Setelah sampai di YK rencananya kita mau beli suatu barang yang barang itu tidak ada di kota kami, tapi ternyata di kota ini barang itu harus dipesan dan baru bisa jadi setelah 4 hari, wah terlalu lama, nggak usah saja. Jadinya hari ini kita cuma “wardriving” menggunakan dua buah laptop berisi Ubuntu terbaru. Sambil mengajari bocah ini melakukan konfigurasi jaringan.

Kemudian kami nongkrong  di sebuah tempat yang biasanya buat “kumpul” para hacker di kota ini, sekalian merasakan koneksi internet nya, ternyata lumayan juga koneksinya karena pas ane ke situ sedang tidak banyak orang memakai koneksi hotspot gratisan ini.

Anak ini lalu kuajak jalan2 terus sampai hampir semaput dia kecapekan, he he he. Nggak papa nak,  itung2 ini i’dad, masak calon mujahid nggak kuat jalan jauh (bukannya ngitrit, tapi memang buat latihan). Sorenya kita pulang, naik sepur lagi dan Alhamdulillah selamat sampai tujuan,  saat tulisan ini ane posting, bocah itu si Qudama Boy sedang terkapar disebelahku, tidur kecapekan laptopnya dibiarkan menyala. Mumkin kakinya akan terasa memar besok he he he, nggak papa calon mujahid hacker kuat Iman, Fisik dan Otak. Wah besok diajari apa lagi ya?

16 Tanggapan

  1. assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu wa maghfiratuhu…

    akh… salam buat umar ya … semoga jadi penerus abinya … kalo perlu yang kecil2 dulu karena kesanggupan ana sekarang baru yang kecil kecil bilang ama umar email aja ana ye :) sama2 belajar jadi hacker hahaha, sebab ane mantan hacker … tapi dulu udah lama sekali
    Ya Allah … Jadikanlah umar bin Abdul Azis menjadi pembela AgamaMU penerus yang bahkan lebih tangguh dari pendahulunya

    wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu wa maghfiratuhu

  2. Waalaikumsalam Warahmatullah Wa Barakatuh
    tak kasih YM nya dia aja ya, coba ntar cek imel antum…..

  3. Dengan menyebut nama Allah, semoga shalawat dan salam tercurah bagi Rasulullah, keluarga dan para shahabatnya serta semua orang yang berwali kepadanya.
    Wahai saudaraku kaum muslimin di seluruh dunia
    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Pada kesempatan kali ini, yang pertama kali ingin kami sampaikan adalah berita tentang gugurnya tiga orang pahlawan kita –semoga Allah menerima mereka sebagai para syuhada di sisi-Nya-. Yaitu Amrozi bin Nur Hasyim, Mukhlas Ali Ghufron bin Nur Hasyim, dan Abdul Aziz Imam Samudra, semoga Allah limpahkan rahmat-Nya kepada mereka bertiga.
    Mereka adalah tiga orang perwira yang tegar, mereka telah berpulang ke rahmatullah tanpa sedikitpun bergeser dari langkah mereka di jalan jihad sejengkalpun, mereka tetap teguh memegang prinsip akidah jihad hingga akhir hayatnya. Mereka gigih berjuang dan berjihad dalam rangka mengusir musuh-musuh islam dari negeri kaum muslimin.
    Mereka benar-benar memahami betapa mahalnya harga yang harus mereka bayar, dan mereka pun dengan gagah berani membayarnya tanpa ada rasa penyesalan, dan tanpa menguranginya sepeserpun.
    Mereka tempuhi perjalanan panjang yang penuh siksaan, ujian di dalam penjara serta tekanan dari musuh. Mereka menerima vonis hukuman yang dijatuhkan pengadilan dengan suka cita dan senyuman. Lalu, mereka pun kembali ke hadirat Allah dengan sangat terhormat, mereka tolak setiap tawaran untuk memohon pengampunan dan amnesty dari pemerintah thaghut, mereka tidak sudi memohon grasi dari para penjahat.
    Mereka telah mengikuti jejak para shahabat nabi radhiallahu ‘anhum, para perwira pemberani yang menyongsong kematian dengan senyum kegembiraan.
    Mereka teladani shahabat Khubaib bin Ady radhiallahu ‘anhu yang melantunkan syair:
    ولست أبالي حين أقتل مسلما … على أي شق كان في الله مصرعي
    وذلك في ذات الإله و إن يشأ … يبارك على أوصال شلو ممزع
    Aku tidak peduli bagaimanapun bentuk kematianku, asalkan aku dalam kondisi muslim
    Semua itu aku lakukan hanya untuk mencari keridhoan Allah, jika Dia berkehandak maka akan memberikan berkah atas setiap tubuh yang terburai
    Mereka jejaki langkah Ja’far bin Abi Thalib yang bersenandung:
    يا حبذا الجنة واقترابها * طيبة وبارد شرابها
    والروم روم قد دنا عذابها * علي إن لا قيتها ضرابها
    Alangkah indah dan dekatnya surga
    Air minumnya segar dan menyenangkan
    Sedangkan Romawi telah dekat azabnya
    Aku harus menebasnya jika bertemu di medan laga

    Demikian pula dengan Abdullah bin Rawahah yang terus bersenandung:
    لكِنَّني أَسْألُ الرَّحْمنَ مَغْفِرَةً … وَضَرْبَةً ذَاتَ فَرْغٍ تَقْذِفُ الزَّبَدَا
    أو طَعْنَةً بِيَدي حَرَّانَ مُجْهِزَةً … بِحَرْبَةَ تَنفُذُ الأَحْشَاءَ وَالكَبِدَا
    حَتَّى يَقُولُوا إذَا مَرُّوا عَلَى جَدَثي … أرشدَكَ اللَّهُ مِنْ غَازٍ وَقَد رَشَدا
    و حين قال:
    أَقْسَمْتُ يَا نَفْسِ لَتَنْزِلِنَّهْ
    طَائِعَةً أَوْ لَتُكْرَهِنَّهْ
    إِنْ أَجْلَبَ النَّاسُ وَشَدُّوا الرَّنَّهْ
    مَا لِى أَرَاكِ تَكْرَهِينَ الْجَنَّهْ
    قَدْ طَالَ مَا قَدْ كُنْتِ مُطْمَئِنَّهْ
    هَلْ أَنْتِ إِلاَّ نُطْفَةٌ فِى شَنَّهْ
    وَقَالَ أَيْضًا : يَا نَفْسِ إِلاَّ تُقْتَلِى تَمُوتِى هَذَا حِمَامُ الْمَوْتِ قَدْ صَلِيتِ وَمَا تَمَنَّيْتِ فَقَدْ أُعْطِيتِ إِنْ تَفْعَلِى فِعْلَهُمَا هُدِيتِ وَإِنْ تَأَخَّرْتِ فَقَدْ شَقِيتِ
    Semoga Allah limpahkan rahmat-Nya kepada para pahlawan yang tegar. Merekalah para perwira yang telah menghidupkan kembali sunnah kegigihan yang pernah dicontohlan oleh ustadz seorang besar, ustadz Sayyid Qutub rahimahullah. Beliaulah yang telah mengajarkan maksa sebuah ketegaran dalam kalimat legendaris yang beliau ucapkan ketika diminta untuk menandatangani surat permohonan grasi dan amnesty:
    “Sungguh, jari telunjuk yang selalu tegak bertasyahhud bersaksi atas keesaan Allah dalam setiap shalat, takkan sudi menggoreskan pena untuk menulis permohonan grasi kepada orang dholim.”
    Baliu juga dengan tegas telah mengatakan kepada para pegawai negeri anggota majlis ulama yang datang menemuinya menjelang pelaksanaan eksekusi untuk menuntunnya mengucapkan kalimat syahadat:
    “Kalian adalah para pencari nafkah dengan menjual kalimat Lâ ilâha illallah, sedangkan kami mati demi tegaknya kalimat Lâ ilâha illallah.”
    Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada mereka bertiga yang telah meberikan sebuah pelajaran yangtakkan terlupakan kepada kaum salibis. Mereka tegaskan kepada kaum salibis bahwa kejahatan mereka terhadap umat islam di Afghanistan dan di seluruh dunia islam takkan berlalu percuma.
    Saya berdoa kepada Allah semoga Dia berikan pahala yang agung bagi mereka, serta menerima mereka sebagai para syuhada di sisi-Nya.
    Sebagaimana saya berdoa semoga Allah menjadikan pengorbanan dan ketegaran mereka sebagai contoh teladan yang baik bagi para ikhwan mereka, serta seluruh mujahidin di seluruh dunia secara umum.
    Tak lupa pula saya sangat berharap kepada Allah agar segera membebaskan ikhwan mereka -seluruh tahanan mujahidin- dari penjara Indonesia, serta saudara mereka yang ditahan dipenjara rahasia milik Amerika, juga seluruh mujahidin yang ditahan diseluruh penjuru dunia.

    Saya tegaskan kepada pasukan salib, bahwasanya eksekusi mati terhadap ketiga ikhwah tersebut –dengan izin Allah- hanya akan menambah ketegaran kami untuk meningkatkan eskalasi serangan untuk mengusir pasukan salib dari dunia islam.
    Nabi Muhammad saw bersabda:
    البر لا يبلى ، والاثم لا ينسى والديان لا يموت ، فكن كما شئت كما تدين تدان
    Kebaikan takkan sirna, kejahatan takkan terlupa, serta Pemberi balasan takkan pernah mati. Berbuatlah sesukamu, namun ingat bahwa balasan yang akan kamu dapat adalah setimpal dengan ulah kalian.
    Saya juga ingin menegaskan kepada saudara kami umat islam di Indonesia dan diseluruh dunia akan dua hal.
    Yang pertama bahwa jihad adalah fardhu ‘ain bagi setiap orang islam dalam rangka membersihkan dunia islam dari kaum yahudi dan salibis yang telah menginjak-injak kehormatan umat islam, merampas kekayaan alamnya, mereka bantai kaum muslimin yang tak berdosa, mereka nodai tanah suci umat islam, mereka hina nabi Muhammad dan Al-Qur’an serta mereka kaburkan akidah umat islam, khususnya pemahaman wala’ dan baro’, hingga umat islam tidak mampu membedakan siapa kawan siapa lawan.
    Yang kedua; Sesungguhnya pemerintah Indonesia dan setiap penguasa seluruh negeri islam tidak lain adalah para penjaga kepentingan kaum yahudi dan salibis. Para penguasa itulah y ang salama ini menjalankan perdangan kerusakan dan kejahatan.
    Para penguasa tersebut jualah yang selama ini menjadi antek bawahan pasukan salib dalam melancarkan serangan mereka terhadap umat islam.
    salam buat umar dari Hafeez Shaikh Muhammad

  4. mas, ada link ustadz yang lurus di jogja nggak? yang nggak PK* atau Sa***iyyin? di sana temanku ugm kasihan. nggak ada ustadz yang membina fikriyyahnya. jadinya ya nggandhul-nggandhul ke mana-mana. kalo tau tolong kirim ke email ana ya mas. jazakallah, wassalaam.

  5. salam…
    qt sabtu besok mau latihan renang ikutan ga??

  6. Suatu saat perlu ktemu dg ust ane neh,ust ane doktor di bid security,ahli kode ,biar musuh2 qt kagak ngerti apa yg qt tulis.barokallohufik

  7. Ya sampaikan salam buat Umar ja. Jo nakal-nakal, klo mo jadi Mujahid jangan tidur aja. Klo jajan itungan regane, jangan asal ambil ja. Allahu Akbar!!!!!!!!!!!!!!

  8. assalamu’alaikum…
    ga mau coment ap???

    binund…ke YK??? mau tuh…
    silaturahmi, Solo blogger puna…
    jazaakalloh khoiron

  9. عليكم برقاب حكامكم فجزوها
    بقلم: محمد رياض
    الأحد, 04 يناير 2009 08:59
    بقلم محمد رياض تريدون تخليص غزة والإنتقام من القتلة وتحرير فلسطين وتحقيق تنمية عربية شاملة والقضاء على الفقر والبطالة وحتى مجابهة الغلاء الفاحش في اسعار الدجاج والبطيخ، عليكم إذن وأولاًَ وقبل كل شيء برأس الأفعى واساس الداء وسبب كل بلاء، أولاد القرود والأفاعي فخامة وجلالة وسيادة رؤساء الدول العربية عملاء وعبيد أسيادهم اليهود والأمريكان، خذوهم بجريرة ظلمهم وتجبرهم ومخابراتهم وسجونهم وفسادهم وفجورهم وتاّمرهم على شعوبهم وبيعهم لفلسطين وإشتراكهم في مؤامرة خنق أهلها وحصارهم وضربهم وتحفيزهم العدو على إبادتهم، وبجريرة تدميرهم للصناعة الوطنية وللإنتاج المحلي وللإقتصاد والزراعة في بلدانهم، وبجريرة نهبهم لثروات البلاد وقهر من فيها من العباد، وووو. خذوهم وأحصروهم وجزوا أعناقهم ثم إسلخوهم وقطعوهم إرباًَ ثم إطحنوهم وبعد ذلك إرموا بفتاتهم إلى الكلاب الضالة لتنهشها نهشاًَ، ولكم بذلك أجرين عند الله، أجر تخليص البشرية من جيناتهم الملوثة وأجر إطعام الكلاب الجائعة فقد روي ان رجلاًَ دخل الجنة لأجل كلب سقاه. أبناء الزناة يتباكون فلسطين نهاراًَ ويرقصون ثمالى على نخب جمام أهلها ليلاًَ في مواخير عهرهم السياسي، ويرسلون الرسائل تلو الرسائل ورسلهم تتابع فرادىًَ وجماعات على “إسرائيل” محذرة بني صهيون من مجرد التفكير في التهاون مع اهل قطاع غزة. “إقطعوا رؤوسهم ودمروهم” فحوى إحدى الرسائل السعودية العربية التي وصلت “تل أبيب” قبيل بدء العدوان على غزة، وأخرى تقول “أبيدوا حماس قبل فوات الأوان”!!، حتى أن المجرم أولمرت يبدي دهشته من كم مكالمات زعماء الدول العربية الذين يحذرونه من وقف العدوان!!. وهذاعاهرة مصر الأولى وبقرتها الضاحكة والذي يطل علينا بسماجة غير معهودة وقل نظيرها في وقت فقدنا فيه كل رغبة بالضحك، يخرج علينا كالمومس التي تفتخر بالبغاء معلناًَ “أن معبر رفح سيظل مغلقاًَ وحصار غزة من الجانب المصري سيستمر بإستثناء بعض الحالات الإنسانية الخاصة!!، هل فقد هذا الجحش المسن التالف المتبلد عديم الإحساس والفاقد لكل قدرة إنتاجية ولكل قيمة إنسانية والمتحلل من كل إرتباط بالعروبة والإسلام عقله أيضاًَ!. فالمعروف أن المجرم يلجأ دوماًَ إلى إخفاء جريمته والتستر عليها، أما هذا الرئيس “العرة” فينشر إعترافاته الإجرامية عبر وسائل الإعلام!!. وهل بعد هذا الكفر من كفر وهل بعد هذا العهر من عهر يا شيوخ النفاق والدجل ويا دعاة اّخر موضة على الفضائيات الذين خرستم وخرست السنتكم عن الصدح بكلمة حق في وجه حكامكم الكفرة الفجرة الخونة، أما اّن لكم أن تقفوا موقف صدق مع أنفسكم اولاًَ ثم تنطقوا بما جهدتم في إخفائه عن الرعية طوال السنوات الماضية، أولستم أنتم من “دوشنا” بأحاديث التبرج والسفور والبخور، وهل تبرج وعري نساء المسلمين اجمعين بأعظم عند الله من دماء الاطفال المسفوكة في غزة، ألا إن عليكم لعنة الله والناس اجمعين ولتبوءوا بوزركم ووزر من اغويتم من الرعية ثم لتكونوا ممن أسودت وجوههم وتكونوا من الخاسرين. أيتها الجماهير، هاهي الفرصة التاريخية تلوح في الأفق، الشارع يغلي غضباًَ والحكومات كشفت عن عوراتها وقد ظهرت وجوهها القبيحة على حقيقتها وبان المستور وتميز الخبيث من الطيب، فأزيلوا هذه الأصنام التي تعبدون من دون الله وحرروا أنفسكم من عبوديتهم والإنصياع الأعمى لإرادتهم، أزيلوا هذه الحدود والحواجز المصطنعة التي يحرسها الحكام الفجرة حماية وصوناًَ لدولة المعتدين ثم إزحفوا نحو غزة زحفاًَ مقدساًَ مباركاًَ فيه هو أعظم عند الله تزيلون به الستار عن هذه الحقبة السوداء من تاريخكم، ولتجعلوا من يوم تحرير غزة بداية تأريخ العزة للعرب أجمعين. اللهم أني قد بلغت اللهم فأشهد

  10. wah kecil-kecil dah dicekoki ubuntu, baguslah… Ana sarankan ajari dia pascal klo memang belum diajari. wah jangan-jangan malah dah bisa kali ya.

    Nah klo dah bisa pascal ajari dia C, trus yen wis lumayan isoh nginjak ke objeck oriented yaitu kenalkan dia dengan C++ trus lanjut ke PHP, Perl dan Java.

    Bersamaan dengan itu kenlkan dia dengan keamanan jaringan baik yang kabel ato nirkabel, criptograpi, dan pemograman socket.

    Nah klo jalan ini dah dilalui biarkan dia merusak semua sistem security zionis salibis.
    Oya jangan lupa dia asah logikannya dengan berbagai soal matematika, cause the math is base.

    Allahuakbar!!

  11. matematikanya sudah lumayan, nah kalo ana baru bisa nyekoki soal networking dulu, soal kripto sekarang lagi ana baca2 lagi (maklum dah lama nggak dipraktekan).

    aduh c, c++, PHP dan kawan2nya anta saja ya? udah 3 tahun ana nggak nyentuh2 itu lagi, lagi seneng networking nih.

  12. sing penting jo didadekke lowo kampret. tura-turu ae. diadusi yen perlu ….maksude kwe kuwi lo sing diadusi :) )
    Trus jo diajari mbeling. Bar kuwi ojo mbok santet (mxsude opo???)

  13. anake uwong ojo digawa gawa, lee…
    Wekekeke. Ojo diajari nge-game, nonton film. Opo maneh kakehan turu. Salam nggo Umar NGT, ^_^ hacked by Umar NGT

  14. koq aku malah sing diseneni, dasar kalian.
    wes donasikan saja fulus kalian ke eike oke?

  15. Allahu Akbar!
    Semoga aqidahnya tetap mantap sampai dewasa -> tua nanti dan menjadi seorang mujahid tangguh! (otak oke, fisik oke, aqidah juga oke!) Amien.

  16. akh, blog yang sedang digarap saat ini oleh umar ap aj??
    mau ngechek nie,

Tinggalkan Balasan